Renungan Harian Katolik Kamis 31 Desember 2020

296 views

Renungan Harian Katolik Kalender Liturgi Kamis 31 Desember 2020

PF S. Silvester I, Paus
Warna Liturgi: Putih

Bacaan I  1Yoh 2:18-21
Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir,  dan seperti yang telah kamu dengar,  seorang antikristus akan datang, bahkan sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya  bahwa waktu ini benar-benar waktu yang terakhir.  Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh termasuk pada kita,  niscaya mereka tetap bersama-sama kita.  Tetapi hal itu terjadi supaya menjadi nyata  bahwa tidak semua orang sungguh termasuk pada kita. Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua dianugerahi pengetahuan.  Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran,  tetapi justru karena kamu mengetahuinya, dan karena kamu juga mengetahui,  bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.
Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 96:1-2.11-12.13
Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai.
*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,  menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!  Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah dari hari ke hari. keselamatan yang datang dari pada-Nya.
*Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai,  biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.
*Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan,  sebab ia datang,
sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Bait Pengantar Injil  Yoh 1:14.12b
Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, Semua orang yang menerima Dia, diberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.

Bacaan Injil  Yoh 1:1-18
Pada awal mula adalah Firman.  Firman itu ada bersama-sama dengan Allah  dan Firman itu adalah Allah.  Firman itu pada mulanya bersama-sama dengan Allah.  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia,  dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi  dari segala yang telah dijadikan.  Dalam Dia ada hidup,  dan hidup itu adalah terang bagi manusia.  Terang itu bercahaya di dalam kegelapan,  tetapi kegelapan tidak menguasainya.  Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes.  ia datang sebagai saksi  untuk memberi kesaksian tentang terang itu,  supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.  Ia sendiri bukan terang itu,  tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang,  sedang datang ke dalam dunia.  Terang itu telah ada di dalam dunia, dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima Dia  diberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah,  yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya,  orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging,  bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.  Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,  dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya  sebagai Anak Tunggal Bapa,  penuh kasih dan kebenaran.  Tentang Dia Yohanes memberi kesaksian dan berseru,  “Inilah Dia yang kumaksudkan ketika aku berkata:  Sesudah aku akan datang Dia yang telah mendahului aku,  sebab Dia telah ada sebelum aku.”  Karena dari kepenuhan-Nya  kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;  sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa,  tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus.  Tidak seorang pun pernah melihat Allah;  tetapi Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa,  Dialah yang menyatakan-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Harian Katolik

Ada tiga hal penting yang bisa kita renungkan dari Injil hari ini, Pertama : sapaan penginjil Lukas mengingatkan kita , apakah kita adalah pencinta Tuhan yang sejati (Lukas 1:1-4). Mencintai Tuhan dapat berupa menyediakan waktu untuk mendengarkan, memahami dan melaksanakan Sabda dan kehendak-Nya. Lebih dalam lagi menurut Santa Teresia dari Kanak kanak Yesus, orang yang mencintai Tuhan akan selalu berusaha menyenangkan hati-Nya.

Kedua : dalam melakukan tugas-Nya , Tuhan Yesus selalu dibimbing oleh Roh Kudus (Lukas 4:14-18) kita yang telah dibaptis dan menerima Sakramen Krisma telah menerima Roh Kudus. Sejauh mana kita sungguh sungguh menyiapkan dan membuka diri akan bimbingan Roh Kudus dalam hidup kita sehari hari? Atau kita hanya mengandalkan kekuatan sendiri? Disini kita perlu menyadari bahwa membuka diri akan bimbingan Roh Kudus adalah hal yang penting . Bagaimana caranya? Misalnya, bersikap disiplin terhadap doa harian kita, setiap hari membaca dan memahami sabda Tuhan dengan bertanya: “ Tuhan , apa yang menjadi kehendak-Mu atas diriku, yang bisa aku lakukan hari ini?”

Ketiga : kita adalah Gereja, tubuh mistik Kristus. Kita akan sungguh sungguh bahagia , bila hidup sejalan dengan Sang Kepala, Tuhan Yesus Kristus sendiri . Injil yang baru kita dengarkan merupakan proklamasi tugas perutusan Tuhan Yesus Kristus.Proklamasi biasanya ditempatkan pada bagian awal.  Tuhan Yesus pun sebelum berkeliling melaksanakan visi dan misi-Nya, menghadirkan Kerajaan Allah dengan banyak tanda dan mukjizat, mengajar dan memberitakan tahun rahmat Tuhan sudah datang, yang ditandai dengan pembebasan terhadap orang orang yang terbelenggu dosa dan kelemahan lainnya (ay 19). Karena itu , sebagai anggota tubuh-Nya, kita juga mengambil bagian dari proklamasi ini, sebab visi misi kita tidak lain adalah visi misi Tuhan Yesus.

Butir permenungan.

Ada kalanya kita mengalami seperti Sang Guru, yaitu penolakan. Entah karena asal kita atau latar belakang hidup kita, hendaknya kita tidak berkecil hati. Kita tetap mohon kekuatan Roh Kudus agar dapat setia melaksanakan visi misi Tuhan Yesus. Hal ini penting karena kita hanyalah penggarap Kebun Anggur, mari kita makin mencintai Tuhan Yesus, dengan menyenangkan Dia dan melakukan kehendak-Nya.

Doa.

Ya Tuhan, apa yang menjadi kehendak-Mu atas diriku, yang bisa aku lakukan hari ini , Amin.

Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, Semua orang yang menerima Dia, diberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *